Rabu, 07 September 2011

MAKANAN KHAS TANAH LUWU

KAPURUNG DAN LAWA



Coto dan Sop Konro adalah makanan ikon makassar, Kapurung merupakan makanan khas Tanah Luwu (Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu dan Kota Palopo). Bahan dasar untuk membuat  kapurung adalah sagu sebagai sumber karbohidrat, ikan sebagai sumber protein dan aneka sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral. Nah.. lengkap dan bergizi kan?
Kapurung
Bagi sebagian orang merasa aneh melihat sosok kapurung, ada yang membayangkan harus makan lem dan sebagainya. sebenarnya anggapan bahwa sagu yang dimasak bentuknya menjadi lem. Sagu yang dipergunakan untuk kapurung setelah menjadi adonan kental dan panas, kemudian dibentuk bulat-bulat dan dimasukkan keddalam air dingin, hasil akhirnya persis seperti cendol, yang bisa dipungut seperti kalau menikmati es cendol.
Kuah kapurung terbuat dari sari ikan, ditambah ikan yang dihancurkan dan bumbu-bumbu, seperti kacang tanah goreng yang dihaluskan, bawang putih, garam, dan penyedap lainnya. cita rasa khas kapurung dihasilkan dari asam yang digunakan, yakni asam pattikala, atau buah kecombrang.  Selain menggunakan ikan, dapat pula dicampur dengan daging, udang, kerang-kerangan, cumi sesuai selera masyarakat setempat.

img_1293Kapurung
kelengkapan lain dari satu porsi kapurung adalah sayuran.  Sayuran yang digunakanpun beragam sesuai ketersediaan. sayuran yang umum ditambahkan adalah kangkung, kacang panjang, tomat, jagung muda, terung, daun pakis, bunga pisang yang direbus dan dipotong halus, dan bayam. Ketika musim mangga tiba, masyarakat juga sering menggunakan cacahan mangga mengkal sebagai tambahan dalam kapurung.
kapurung diluar daerah asalnya rata-rata hanya dapat di jumpai di rumah makan khas Aroma Palopo atau Aroma Luwu. Bagi orang luar Sulsel yang kebetulan sedang berkunjung ke Makassar dan ingin mencicipi kapurung, bisa menemukannya di  Warung Aroma Palopo di jalan kasuari, Aroma Luwu Jalan Rajawali II , Aroma Luwu Jl. Alauddin dan di Food Court MTC Karebosi.
Makan Kapurung kurang lengkap rasanya jika tidak disertai dengan Lawa sebagai lauk. Lawa merupakan sayuran (bunga pisang atau daun pakis/paku) dan  ikan yang dimatangkan dengan menggunakan asam baik dari jeruk maupun cuka. Ikan yang dijadikan lawa adalah ikan mentah  berdaging putih, seperti mairo , bolu/bandeng atau yang lainnya  yang dihilangkan tulangnya kemudian direndam dalam air jeruk atau cuka makan beberapa saat. begitu pula dengan sayuran, dimatangkan  dengan cara merendam dalam air jeruk nipis atau cuka.
img_1292
LAWA
Setelah sayuran dan ikan matang, kemudian dicampur dengan bumbu yang terbuat dari kelapa bakar/ sangrai yang dihaluskan, garam,bawang merah, cabe dan jeruk limau.. rasanya… emmm Lezaaat. Setelah sekian lama menikmati kapurung dari berbagai tempat, dan sempat mencicipinya di daerah asalnya, saya semakin tersadar bahwa masyarakat Indonesia tak selayaknya hidup mati dengan nasi. masih banyak sumber-sumber pangan lain yang perlu digali, dikaji, dan di lestarikan… negeri ini kaya dan jangan disia-siakan kekayaan itu.

tunggu tulisan selanjutnya "berbagai Penganan LUWU

Makanan Khas Makassar

Kumpulan Makanan Khas Makassar
Bikin Laper banget gan...Makassar, Kota dengan penuh keindahan, menawarkan berbagai makanan yang siap menggugah selera, apalagi makan di pinggir pantai losari.. wahhh jadi rindu kampong halaman jadinya!!



Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa". Saat ini Coto Mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran.



Pisang Epe adalah pisang setengah matang yang dibakar di atas arang lalu diberi coklat/keju/duren.. (atau bisa juga campuran dari ketiganya) Bedanya dengan pisang bakar biasa, pisang ini setelah dipenyet, dibakar, lalu disiram gula aren cair.

Di Tanjung Bunga, pinggir Pantai Losari ini ada areal khusus jajanan kaki lima. Jadi tinggal pilih.



BURASA
Hampir mirip dengan ketupat, tapi ini dimasak setengah matang terlebih dahulu plus santan yang banyak, dan setelah dibungkus memakai daun pisang, kembali lagi dimasak untuk siap disantap..



PUTU CANGKIRI

Kue sederhana yang nikmati disantap hangat-hangat, terbuat dari tepung beras dengan isi parutan kelapa di tengahnya. Soal namanya, mengapa disebut putu cangkiri, konon karena bentuknya yang mirip dengan bagian bawah cangkir bila hasil cetakan kue ini diletakkan terbalik.

Ada dua jenis putu cangkiri. Merah dan putih. Yang pertama menggunakan gula merah, sedangkan jenis kedua menggunakan gula putih.



Campuran bubur sumsum dan pisang menjadikan pallu butung menarik untuk disantap. Apalagi ditambah dengan sirup dan es batu, tambah nikmat dilidah



JALANG KOTE

Makanan ringan khas Makassar ini hamper sama dengan pastel, mungkin bedany hanya isi dan sausny saja



songkolo bagadang semula adalah makanan yg biasa dicari2 kang ronda, kuli pelabuhan, sekuriti dan pekerja lainnya yg pulang tengah malam. songkolo artinya kurang lebih ketan yg dimasak. ditambah bagadang krn availnya sore hari sampai pagi hari jadi pelayannya mesti begadang melayani pembeli



 

SOP KONRO
Makanan ini disajikan dalam dua bentuk, yaitu sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal. hmmm nyamanna tawwa



Pallu Basa, adalah makanan khas Makassar mirip coto tapi beda karena pakai keapa goreng. Pallu Basa yang paling enak di Makassar terletak di Jl. Srigala. Tempat itu hanya mengunakan tenda warna biru di piggir jalan tetapi pengunjungnya rata-rata pakai mobil, antrinya bukan main. Kalau makan di situ, sudah ada perut orang yang antri menyentuh2 punggung kita. Coba perhatikan, bermacam-macam daging, dilapisi telur itk setengah mateng, dibubuhi kelapa goreng. Mantap mentong…



Sop Saudara 

yang isi nya usus sapi, hati sapi, paru sapi, dan sedikit daging sapi dimasak oleh si penjual dengan pas, terasa sekali ada sedikit lada hitam, beberapa hati sapi bahkan ikutan hancur dan membentuk kaldu yang lumayan lezat. ahhhh laparrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr

Selasa, 14 Juni 2011

Menjadi mahasiswa yang CERDAS dengan Strategi Belajar CERDAS

Menjadi mahasiswa yang CERDAS dengan

Strategi Belajar CERDAS

Oleh

Tri Darmayanti


Download Versi Pdf
Semua mahasiswa dapat menjadi mahasiswa biasa. Namun, tidak semua mahasiswa dapat menjadi mahasiswa yang cerdas.Ada berbagai cara untuk menjadi mahasiswa yang cerdas. Salah satu cara menjadi cerdas adalah dengan menggunakan prinsip belajar CERDAS.
Menjadi CERDAS berarti mampu untuk menyederhanakan berbagai hal yang nampaknya sulit bagi orang lain.
Prinsip CERDAS membuat Anda tahu bahwa yang sulit bagi orang lain ternyata dapat menjadi mudah dilakukan jika kita tahu kuncinya.
CERDAS merupakan singkatan dari:
C erdik menggunakan strategi belajar
E fektif dalam menggunakan waktu belajar
R ealistis dalam merencanakan belajar
D apat mencapai -> tujuan yang dibuat
A kurat dalam perencanaan belajar
S pesifik dalam menetapkan tujuan belajar
Cerdik dalam mengelola belajar:
  • Cerdik dalam menyusun target belajar
  • Cerdik memonitor pelaksanaan belajar
  • Cerdik mengevaluasi belajar
  • Cerdik dalam mengenali lingkungan belajar
  • Cerdik dalam menggunakan berbagai strategi belajar
Efektif dalam belajar berarti:
berarti mampu mengelola waktu dengan terampil, sehingga berbagai kegiatan dapat diselesaikan dengan baik
Realistis dalam belajar berarti:
  • Membuat tujuan belajar jangka pendek dan jangka panjang yang Realistis.
  • Tujuan yang R E A L I S T I S akan meningkatkan motivasi dan menggerakkan Anda untuk mencapai tujuan akhir tanpa frustrasi.....!!!
Dapat mencapai tujuan yang disusun berarti:
Merupakan usaha meningkatkan motivasi, karena tujuan belajar yang cukup sulit akan memberikan perasaan yakin akan kemampuan diri sendiri dan bangga. Sedangkan tujuan belajar yang disusun terlalu tinggi atau terlalu rendah akan menurunkan motivasi bahkan membuat frustrasi.
Akurat dalam belajar berarti:
Akurat berarti dapat diukur. Tujuan jangka pendek yang Anda buat harus akurat atau dapat diukur. Tujuan yang akurat membuat Anda tahu sampai seberapa jauh Anda sudah mencapai sasaran yang direncanakan sebelumnya. Misalnya: berapa kegiatan belajar yang direncanakan akan dibaca hari ini. Contoh tersebut lebih baik daripada hanya merencanakan membaca modul tapi tidak mentargetkan berapa banyak, sehingga tanpa disadari waktu ujian telah tiba.
Spesifik dalam belajar berarti:
Spesifik dalam menetapkan tujuan yang Anda buat. Sebagai contoh, Anda merencanakan membaca 2 kegiatan belajar hari ini. Selain akurat, tujuan tersebut harus spesifik menunjukkan modul apa sehingga lebih jelas. Tujuan yang spesifik akan membuat tujuan belajar yang dibuat menjadi lebih akurat, dapat diukur dan menghemat waktu/efektif.
Catatan: Materi ini disarikan dari buku “Strategi belajar CERDAS pada pendidikan jarak jauh” oleh Tri Darmayanti.

Persiapan Menghadapi Ujian

(http://www.studygs.net/indon/tstprp1.htm)
Diterjemahkan dan dimodifikasi oleh: Sri Tatmi
Agar  mahasiswa dapat melaksanakan ujian dengan baik, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Hal tersebut meliputi cara belajar, bagaimana mengantisipasi soal ujian dan beberapa tips yang dapat diikuti untuk menghadapi ujian. Penjelasan dari hal-hal tersebut adalah sebagai berikut.
(1) Belajar - Pasca Belajar.
Beberapa hal yang dapat dilakukan selama belajar maupun setelah belajar, diantaranya adalah:
  • Review catatan segera setelah perkuliahan.
  • eview catatan  dengan singkat sebelum masuk perkuliahan berikutnya.
  • Jadwalkan waktu yang agak lama untuk review catatan tersebut secara periodik, misalnya dua kali pertemuan sekali.
  • Atur catatan, teks sesuai dengan gaya belajar Anda sehingga mudah mempelajarinya.
  • Perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan review secara keseluruhan sebelum pelaksanaan ujian, jika perlu buatlah jadwal kapan dan dimana akan melakukan review.
  • Cobalah untuk menguji kemampuan diri sendiri terhadap materi tersebut.
  • Selesaikan belajar sehari sebelum ujian dimulai.
2.    Mengantisipasi Soal Ujian  (http://www.studygs.net/indon/tstprp2.htm)
Sebelum ujian dilaksanakan, mahasiswa dapat mengantisipasi, kira-kira soal seperti apa yang akan keluar dan bagaimana menghadapi atau menjawabnya. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan.
  • Perhatikan setiap pedoman belajar atau silabus perkuliahan/tutorial yang diberikan oleh tutor/dosen Anda pada awal perkuliahan/tutorial. Misalnya: poin utama, bab-bab tertentu atau bagian-bagian suatu bab, handouts, dll.
  • Tanyakan pada dosen/tutor apa yang perlu diantisipasi dalam ujian bila dia tidak memberikan informasi sedikitpun.
  • Pada saat perkuliahan/tutorial, perhatikan dengan lebih seksama poin-poin yang yang diangkat oleh dosen atau tutor dan tandai jika materi tersebut terdapat dalam BMP/modul.
  • Jika ada, pelajari soal-soal ujian sebelumnya atau Anda dapat mempelajari soal-soal latihan mandiri (LM). Biasanya soal ujian tidak jauh berbeda dengan soal LM.
  • Berdiskusilah dengan teman sejawat untuk menebak kira-kira soal apa yang akan keluar dalam ujian.
3.    Tips saat ujian (http://www.studygs.net/indon/tsttak1.htm)
Saat pelaksanaan ujian, mahasiswa dapat mengikuti beberapa tips berikut ini.
  • Datanglah dengan persiapan yang matang dan lebih awal.Saat akan mengikuti ujian, usahakan Anda sudah benar-benar siap lahir dan batin. Perlengkapan ujian harus sudah Anda siapkan sehari sebelum pelaksanaan ujian. Jangan lupa membawa  semua alat tulis yang dibutuhkan, seperti pensil 2B, pulpen, kalkulator, kamus, jam (tangan), penghapus, tip ex, penggaris, dan lain-lainnya.  Perlengkapan ini akan membantu  untuk tetap konsentrasi selama mengerjakan ujian.
  • Tenang dan percaya diri.Ingatkan diri Anda bahwa Anda sudah siap sedia dan akan mengerjakan ujian dengan baik. Usahakan sehari sebelum pelaksanaan ujian, Anda sudah menghentikan kegiatan belajar Anda.
  • Bersantai tapi tetap waspada.Pilihlah kursi atau tempat yang nyaman untuk mengerjakan ujian.  Pastikan Anda mendapatkan tempat yang cukup baik untuk mengerjakan soal-soal ujian.  Pertahankan posisi duduk tegak.
  • Preview soal-soal ujian dulu (terutama untuk soal uraian atau yang memiliki waktu yang cukup banyak)Luangkan 10% dari keseluruhan waktu ujian untuk membaca soal-soal ujian secara mendalam, tandai kata-kata kunci dan putuskan berapa waktu yang diperlukan untuk menjawab masing-masing soal.  Rencanakan untuk mengerjakan soal yang mudah dulu, baru soal yang tersulit.
  • Jawab soal-soal ujian secara strategis.Anda dapat memulai dengan menjawab pertanyaan yang mudah terlebih dahulu, kemudian dengan soal-soal yang memiliki kesukaran paling tinggi.  Pertanyaan terakhir yang seharusnya dikerjakan antara lain: soal paling sulit,  yang membutuhkan waktu lama untuk menulis jawabannya  dan memiliki nilai terkecil
  • Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban mana yang harus dipilih/ditebak.Abaikan jawaban yang sudah Anda tahu bahwa jawaban itu salah.  Jangan menebak suatu pilihan jawaban ketika Anda tidak mengetahui secara pasti dan ketika hukuman pengurangan nilai digunakan.  Karena pilihan pertama akan jawaban Anda biasanya benar, jangan menggantinya kecuali bila Anda yakin akan koreksi yang Anda lakukan.
  • Ketika mengerjakan soal ujian esai/uraian, pikirkan dulu jawabannya sebelum menulis.Buat kerangka jawaban singkat untuk esai/uraian dengan mencatat dulu beberapa ide yang ingin ditulis.  Setelah itu jabarkan ide-ide sesuai dengan pertanyaannya. Jangan menulisakan jawaban panjang lebar tanpa memperhatikan pertanyaan atau apa yang diminta dari pertanyaan tersebut. Jawablah dengan singkat namun jelas dan tepat.
  • Sisihkan 10% waktu ujian untuk memeriksa ulang jawaban yang telah Anda kerjakan.Periksa jawaban secara teliti, hindari keinginan untuk segera meninggalkan ruang ujian segera setelah Anda menjawab semua soal-soal ujian.  Periksa sekali lagi  dan yakinkan bahwa Anda telah menjawab semua pertanyaan.  Baca ulang setiap jawaban untuk memeriksa ejaan, struktur bahasa dan tanda baca.  Untuk jawaban matematika, periksa bila ada kecerobohan (misalnya salah meletakkan desimal).  Bandingkan jawaban matematika yang sebenarnya dengan penghitungan ringkas.
  • Analisa hasil ujian Anda.Setiap ujian dapat membantu dalam mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya.   Putuskan strategi mana yang paling sesuai untuk diri sendiri dan hanya diri sendirilah yang mengetahuinya
Sumber:
Steve Wheeleer, (1999). Teknologi konvergen dalam sistem pembelajaran jarak jauh? (Convergent Technologies in distance learning delivery), Tech Trends, Volume 43, Issue 5, November, hal 19
On Becoming a Master Student oleh David B. Ellis dan How to Study in College
oleh Walter Pauk
http://www.studygs.net/indon/disted.htm
http://www.studygs.net/murder.htm
http://www.studygs.net/indon/tstprp1.htm
http://www.studygs.net/indon/tstprp2.htm
http://www.studygs.net/indon/tsttak1.htm